Sarjana Wajib Malu Pada Wakil Bupati Pati

CALON WAKIL BUPATI

NAMA                                                             : H. BUDIYONO

TEMPAT TGL LAHIR/UMUR     : PATI,15 Juni 1968 / 42 Th

ALAMAT                                  : Ds. pasucen RT.04 RW 01 Kec. Trangkil, Kab. Pati

JENIS KELAMIN                       : Laki – laki

AGAMA                                   : Islam

PEKERJAAN                            : Kepala Desa Pasucen

RIWAYAT PENDIDIKAN                                   :

SDN Pasucen, Kec. Trangkil, Kab. Pati Lulus Th 1982

SMP Negeri Margoyoso, kab. pati Lulus TH. 1985

Kelompok belajar Paket C TH.2003

RIWAYAT ORGANISASI           :

Ketua II Yayasan Assalam Ds. Pasucen, Kec. Trangkil TH> 2008 s/d Sekarang

Ketua II Ta” mir Masjid Al Huda Ds. Pasucen, Kec. Trangkil TH. 2008 s/d sekarang

RIWAYAT PEKERJAAN

Kaur keuangan Ds. Pasucen, Kec. Trangkil, kab. Pati TH. 1990 s/d 1998

Kepala Desa Pasucen Kec. Trangkil Periode I TH. 1998 s/d 2008

Kepala Desa Pasucen Kec. Trangkil Periode II TH. 2008 s/d sekarang

-Sumber KPU Pati

Membaca Profil wakil Bupati diatas rasanya malu Saya menjadi Sarjana.  Bapak HM Budiyono menunjukkan kepada kita para Sarjana bahwa kerja keras dan terus belajar sangat perlu dan terus dilakukan. Hanya berbekal ijazah persamaan kejar paket C. Bapak Wakil Bupati membuktikan bahwa tak perlu minder atau rendah diri untuk terus berpacu dang bersaing.

Sarjana sebagai simbol tertinggi pendidikan mestinya harus semakin berbenah. Sistem yang hanya mengedepankan nilai-nilai akan mencetak sarjana-sarjana yang gagap ditengah persaingan hidup. Sarjana tak mampu beradaptasi dalam lingkungan yang serba bersaing. Teori di bangku kuliah menguap di gerus kerasnya kehidupan.

Sarjana..!! Mari belajar Malu kepada Bapak Wakil Bupati..agar mampu bersaing dan menjadi pionir bagi kemajuan bangsa ini..

About these ads

, , , , , , ,

  1. #1 by nandreaaja on Agustus 14, 2012 - 10:39 pm

    yang penting qualitas dan quantitas ya pakk..

  2. #3 by henky on Agustus 14, 2012 - 11:00 pm

    kalo gitu sarjana besar kemaluannya Pak Lurah…. (sumber: kitab joyolandoh)

    • #4 by joyolandoh on Agustus 15, 2012 - 9:23 pm

      wkakakaka…mas hengky bisa aja…suwun dah mampir

  3. #5 by aris susanto on Agustus 14, 2012 - 11:20 pm

    Inspiratif…..namun demikian kita sarjana tidak wajib malu, karena untuk hal ini membandingkan sarjana dan tidak sarjana adalah belum pada tempatnya. Sarjana tidak semuanya harus menjadi bagian dari kekuasaan politik, banyak sarjana yang masih dibutuhkan untuk menjadi para ahli di bidangnya sehingga bisa memberi kontribusi pada bangsa dalam ruang yang berbeda.

    Menjadi wakil bupati adalah jabatan politis….pendidikan tidak akan menjadi batasan selama mampu membangun komunikasi yang baik dengan publik, pengabdian yang tulus untuk masyarakat….sehingga yang bersangkutan akan dipercaya untuk menjadi orang yang akan membantu membawa Pati dan masyarakatnya akan menjadi seperti apa. Pada tahap selanjutnya antara sarjana dan tidak sarjana bisa jadi berbeda….berbeda dalan cara, berbeda dalam hal2 lain……yang seharusnya seorang sarjana lebih mempunyai referensi mengenai cara dan pengambilan keputusan dalam pencapaian tujuan….namun tidak selamanya yang bukan sarjana tidak mampu lebih baik selama yang bersangkutan mau tetap belajar, mendengarkan, memahami, mengerti dan mengertikan….

    Dalam realita politik, terkadang pendidikan tidak lagi menjadi faktor penting….banyak faktor lain yang mampu meningkatkan tingkat elektibilitas seseorang, faktor karakter individu, investasi komunikasi dan pelayanan publik jangka panjang, networking dan komunikasi politik, dan yang tidak kalah penting tentunya adalah adanya sumber pendanaan yang mencukupi….

    Semua faktor diatas akan saling melengkapi…untuk bisa berhasil mendapatkan tingkat elektibilitas yang terbaik.

    Yang tetap menjadi garis bawahnya adalah kita mengapresiasi atas pencapaian Bpk Budiono dengan keterbatasan pendidikannya namun tidak mengecilkan semangat dan percaya dirinya untuk terus maju dan mampu mewujudkan apa yang sekarang diraihnya, bahkan mungkin sebelumnya tidak ada cita-cita beliaunya diposisi sekarang beliaunya berada…

    Dan yang untuk sarjana, menjadikan nilai positif diatas sebagai salah satu referensi untuk lebih maju…dalam bidang apapun yang bisa menjadi tempat kontibusinya bagi kemaslahatan bersama.

    Selamat untuk calon bupati dan wakil bupati terpilih, selamat memimpin Pati..agar membawa Pati lebih terarah seperti cita2nya yaitu PATI BUMIMINATANI.

    Salam,

    Aris Susanto

    • #6 by joyolandoh on Agustus 15, 2012 - 9:21 pm

      betul mas..sebenernya sentilan aja buat yang udah sarjana namun tak bisa apa2 mas…suwun udah mampir

  4. #7 by Trie on Agustus 15, 2012 - 10:07 am

    Biarlah kita menjadi “Bintang dan Sukses” dibidangnya masing-masing. Ada yang di Pemerintahan… Politik… Pertanian… Perikanan.. Pendidikan… Kerohanian… Jadilah yang terbaik diantara yang Baik. Pendidikan Tidak menjadi tolok Ukur Keberhasilan. Proses (Usaha) + Doa = Hasil yang Dirahmati Allah dan memberikan kemaslahat
    an untuk umat.

    • #8 by joyolandoh on Agustus 15, 2012 - 9:23 pm

      aminnn….semoga saja…suwun dah mampir..

  5. #9 by Alfian Sanka on Agustus 15, 2012 - 3:43 pm

    untung e aku Diploma..hahahahaha :D

    • #10 by joyolandoh on Agustus 15, 2012 - 9:24 pm

      wakakaakakaka…soale sarjanane durung kesampaian…

  6. #11 by bang yusuf on September 7, 2012 - 12:53 pm

    wah, salam kenal mas, aq wong tayu mas

    • #12 by joyolandoh on September 23, 2012 - 10:30 am

      salam kenal juga terimakasih sudah mampir.

  7. #13 by Mardianto on September 10, 2012 - 10:04 am

    OOT:

    Dulu sekilas saya perhatikan Pak Haryanto dan Pak Budiyono itu seperti anak kembar. Cuma mungkin dibesarkan di keluarga yang berbeda :)

    • #14 by joyolandoh on September 23, 2012 - 10:43 am

      betullll mas…saya juga mengira adik kakak, namun laen bapak beda ibu…xixixi…matur nuwun udah mampir

  8. #15 by Salamun on Juli 29, 2013 - 5:32 pm

    Untung ak gk sarjana, penulisnx mungkin sarjana

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: