Batik Bakaran sebagai Warisan Budaya Pati

Ditengah gerusan jaman yang serba modern dan teknologi yang serba canggih. Mencintai kebudayaan sendiri adalah sesuatu yang langka saat ini. Kabupaten Pati yang memiliki sejarah panjang tak lagi mempunyai kebudayaan yang patut di banggakan. Generasi muda mulai melupakan hal yang seharusnya menjadi dasar sendi kehidupannya.

Batik satu diantara sekian kebudayaan yang ada di Pati harus berjuang untuk hidup di negerinya sendiri. Bakaran sebuah desa kecil di kecamatan Juwana Kabupaten Pati menjadi satu-satunya sentral batik yang masih mau dan mampu melestarikan Batik sebagai budaya orang pati. Karena hanya satu-satunya di kabupaten pati sehingga orang sering menyebutnya Batik Bakaran.

Sambutan Dirjen Ketahanan Seni, Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Kemendagri dan Ibu Larasati ( Ketua Paguyuban Batik Indonesia )

Sudah seharusnya Pemerintah Kabupaten Pati lebih mendorong kemajuan batik khas Pati tersebut, sehingga perkembangan batik sebagai identitas budaya  dapat  diapresiasi. Adanya perhatian Pemerintah, penghargaan seluruh komponen masyarakat Pati dan kerja keras para pengrajin, batik bakaran tidak kalah bersaing dengan batik dari daerah lain yang sudah lebih dikenal masyarakat luas.

Kunjungan Dirjen Ke Stan Pameran

Jika tak segera cepat tanggap untuk memberi solusi guna mengejar ketertinggalan dari produsen yang telah ada, maka  kelestarian dari batik bakaran bisa terancam, dan batik bakaran asal Juwana Pati hanya akan sebagai peninggalan sejarah belaka dan melihat dan mengalami peristiwa yang terjadi tatkala Sarasehan kemarin. kekuatiran itu seakan menjadi penantian yang menunggu menjadi sebuah kenyataan

About these ads

, , , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: